Pekanbaru- beritaaksiterkini.com -, Kepedulian terhadap para pekerja sektor informal kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi kepada para abang dan kakak ojek online (ojol) yang dinilai telah menjadi bagian penting dalam menggerakkan roda perekonomian dan pelayanan masyarakat.
Kegiatan penyerahan bantuan yang digelar di kawasan Purna MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, pada Sabtu dini hari (01/03/2026) sejak pukul 02.00 WIB hingga selesai, berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Ribuan mitra ojol tampak antusias menghadiri kegiatan tersebut meskipun dilaksanakan pada waktu subuh, menunjukkan semangat dan solidaritas yang tinggi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pekanbaru menyampaikan bahwa pada awalnya kuota bantuan hanya disiapkan untuk 1.000 orang. Namun, melihat tingginya antusiasme para pengemudi ojol yang hadir, dirinya langsung menginstruksikan penambahan kuota agar seluruh peserta yang datang tetap mendapatkan uang saku sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril.
“Awalnya hanya seribu, tetapi melihat semangat kawan-kawan semua, saya tidak tega jika ada yang pulang tanpa membawa apa-apa. Maka langsung saya minta ditambah agar semua bisa merasakan manfaatnya,” ujar Agung Nugroho di hadapan para peserta.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi bersama antara pemerintah kota, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta partisipasi publik. Seluruh pembiayaan kegiatan, termasuk bantuan uang saku dan hadiah, dipastikan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sedikit pun.
“Ini murni hasil gotong royong, hasil kolaborasi, dan dukungan masyarakat. Tidak ada dana APBD yang digunakan. Kita ingin menunjukkan bahwa kepedulian sosial bisa dibangun bersama,” tegasnya.
Selain pemberian uang saku kepada para peserta, kegiatan tersebut juga diwarnai dengan penyerahan hadiah berupa lima unit sepeda dan lima unit sepeda motor. Bantuan kendaraan ini secara khusus ditujukan bagi para mitra ojol yang selama ini masih menyewa kendaraan untuk bekerja, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi beban operasional mereka.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, dalam kesempatan yang sama menambahkan bahwa para pengemudi ojol merupakan garda terdepan dalam pelayanan transportasi masyarakat, terutama di era digital saat ini. Ia menilai kehadiran ojol tidak hanya membantu mobilitas warga, tetapi juga membuka lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami sangat menghargai kerja keras kawan-kawan ojol yang setiap hari berada di jalan, melayani masyarakat tanpa mengenal waktu. Semoga bantuan ini bisa menjadi penyemangat dan membawa keberkahan,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Para peserta tampak bersyukur dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Beberapa mitra ojol bahkan menyampaikan testimoni bahwa kondisi jalan di Kota Pekanbaru yang kini semakin mulus sangat membantu aktivitas mereka dalam mencari nafkah.
“Sekarang jalanan sudah banyak yang bagus, lebih nyaman dan cepat. Orderan juga jadi lebih lancar,” ungkap salah satu pengemudi ojol yang hadir.
Pemerintah Kota Pekanbaru berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui sinergi berbagai pihak, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Kepedulian terhadap pekerja sektor informal, khususnya ojol, diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kota Bertuah.
Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya sebagai kota yang inklusif dan peduli terhadap seluruh lapisan masyarakat.

