PEKANBARU-beritaaksiterkini.com-, 22 Mei 2026, Matahari Jumat pagi di Kota Pekanbaru tidak terasa terlalu terik. Mungkin karena hangatnya kebersamaan yang justru memancar dari Bundaran Tugu Zapin Jalan Jend. Sudirman Kota Pekanbaru, tepat di depan Kantor Gubernur Riau. Sejak pukul 10.30 WIB, puluhan pengurus dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Indonesia Raya (PIRA) Provinsi Riau dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Pekanbaru Partai Indonesia Raya (PIRA) sudah mulai berdatangan. Mereka bukan hanya membawa spanduk, tetapi juga puluhan dus besar berisi nasi kotak yang siap dibagikan untuk masyarakat.
Tepat pukul 11.00 WIB, suasana berubah menjadi semakin hidup. Yusnita Harahap, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Indonesia Raya (PIRA) Provinsi Riau, berdiri paling depan. Di samping kirinya adalah Syahrozie, S.H Sekretaris DPD PIRA yang dikenal cermat dalam mengatur distribusi. Di samping kanannya berdiri Dodi Putra S.Kom, Wakil Ketua II DPD yang tak henti-hentinya menyapa warga. Tak jauh dari mereka, Hindra S.T Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Indonesia Raya Kota Pekanbaru, terlihat sibuk mengoordinasikan para staf dan jajaran pengurus DPD serta DPC yang ikut turun ke jalan.
Kegiatan yang diberi tajuk “Jumat Berkah Partai Indonesia Raya (PIRA), Peduli Rakyat” ini bukanlah aksi seremonial biasa. Di balik setiap nasi kotak yang dibagikan, mengalir sebuah perintah khusus dari pucuk pimpinan tertinggi partai Ivana Sumampow (Ching), Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Indonesia Raya (PIRA).
Sejak beberapa hari sebelumnya, seluruh jajaran DPD PIRA di berbagai provinsi, termasuk Riau, menerima instruksi tegas dari Ibu Ivana Sumampow (Ching). Dalam instruksi tersebut, Ketua Umum DPP PIRA memerintahkan dengan kalimat yang sangat tegas “Seluruh jajaran DPD, DPC, hingga anak cabang di tingkat ranting wajib untuk selalu dekat dengan rakyat. Harus peduli kepada masyarakat dalam kondisi apa pun. Dan yang terpenting bantu masyarakat yang sedang dalam kesusahan atau kesulitan. Tidak boleh ada kata ‘nanti’ atau ‘tunggu.’ Bantulah sekarang.”
Yusnita Harahap, saat membuka kegiatan, mengulang kembali pesan tersebut dengan nada bergetar. Beliau mengakui bahwa perintah dari Ibu Ketum Ivana ini menjadi semacam “panggilan moral” yang tidak bisa ditawar.
“Ketika Ibu Ketum Ivana, yang akrab kami sapa Ibu Ivana, memberikan perintah ‘dekat, peduli, bantu’, maka kami di Riau tidak perlu berpikir dua kali. Kami langsung bergerak. Hari ini, Jumat 22 Mei 2026, adalah bukti bahwa Partai Indonesia Raya (PIRA) hadir bukan karena ingin dipuji, tapi karena ingin membantu dan memberi. Kami tidak hanya membagikan nasi kotak, kami juga membagikan perhatian.” ujar Yusnita Harahap di sela-sela antrean warga yang mulai memanjang.
Lokasi kegiatan di Bundaran Tugu Zapin Jalan Jend. Sudirman yang biasanya dikenal sebagai titik kemacetan justru berubah menjadi oase kebajikan. Para pengendara sepeda motor yang berhenti di lampu merah didekati oleh kader Partai Indonesia Raya (PIRA) dengan ramah. Mereka menanyakan kabar sambil menawarkan nasi kotak.
Seorang ibu paruh baya, Rosminah (52), pedagang bermotor yang biasa mangkal di trotoar samping Kantor Gubernur, mengaku baru pertama kali melihat kegiatan partai yang benar-benar menyentuh langsung.
“Saya biasa lihat spanduk besar, tapi yang turun ke bawah cuma tukang pasang. Sekarang yang turun ibu ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Indonesia Raya (PIRA) Provinsi Riau, Bapak Sekretaris, dan semuanya. Mereka tanya saya susah apa, lapar tidak. Saya sampai nangis. Terima kasih Partai Indonesia Raya (PIRA), terima kasih Ibu Ketum Ivana yang sudah mengarahkan anak buahnya peduli masyarakat.”
Tak hanya Rosminah, para ojol, tukang parkir, hingga pekerja bangunan yang sedang istirahat siang ikut menerima jatah. Dodi Putra, S.Kom, yang berlatar belakang teknologi informasi, memanfaatkan ponselnya untuk merekam momen-momen haru tersebut. Baginya, ini adalah bukti nyata bahwa teknologi dan politik dapat bersinergi untuk kemanusiaan.
“Ibu Ketum Ivana selalu menyampaikan, ‘jangan jadikan medsos hanya untuk pamer kekuasaan. Gunakan untuk mendokumentasikan kebaikan dan peduli, sebarkan semangat gotong royong.’ Maka hari ini, setiap frame video yang saya ambil adalah laporan langsung kepada beliau bahwa perintah ‘dekat, peduli, bantu’ telah kami laksanakan,” tutur Dodi Putra sambil menyodorkan nasi kotak terakhir kepada seorang pengendara ojek online.
Kehadiran Hindra S.T selaku Sekretaris DPC PIRA Kota Pekanbaru menambah semarak kegiatan. Beliau tidak hanya ikut membagikan, tetapi juga bertugas mencatat nama-nama warga yang membutuhkan bantuan lebih lanjut.
“Sebagai Sekretaris DPC Pekanbaru, saya merasa ini adalah momen penting. Kami tidak boleh hanya menjadi ‘penonton’ dari aksi DPD. Justru kami di DPC-lah yang setiap hari berhadapan langsung dengan warga di kelurahan dan kecamatan. Perintah Ibu Ching untuk ‘dekat dan peduli’ adalah pekerjaan rumah harian bagi kami. Insya Allah, setelah Jumat Berkah ini, kami akan gelar program serupa di setiap kecamatan se-Pekanbaru,” tegas Hindra dengan penuh semangat.
Hindra S.T juga menambahkan bahwa DPC Pekanbaru telah menyiapkan data warga kurang mampu di 15 kecamatan. Data ini akan digunakan untuk program bantuan rutin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Riau Partai Indonesia Raya (PIRA), seperti sembako murah dan layanan kesehatan gratis.
Di sela-sela kesibukan membagikan nasi kotak, tiba-tiba Syahrozie, S.H. berdiri di atas sebuah panggung darurat. Dengan mikroportabel, beliau menyapa warga yang mulai berkerumun.
“Saudara-saudaraku warga Pekanbaru dan Riau sekalian. Hari ini, kita tidak hanya berbagi makanan. Kita sedang membangun peradaban. Ibu Ketua Umum DPP PIRA Ivana Sumampow (Ching), berpesan kepada kami ‘Partai yang baik adalah partai yang membuat rakyatnya tidak pernah merasa sendirian.’ Maka, mari kita kobarkan kembali semangat persatuan, gotong royong, dan kerja nyata. Inilah jalan menuju bangsa yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian. BERSAMA PIRA INDONESIA RAYA!”
Seruan Syahrozie disambut gemuruh semngat dan tepuk tangan dari warga. Beberapa warga yang sedang melintas ikut berhenti dan meneriakkan kalimat yang sama. Suasana haru sekaligus meriah menyelimuti Bundaran Lampu Merah.
Yusnita Harahap kemudian maju ke depan. Dengan air mata yang tidak sepenuhnya tertahan, beliau melanjutkan “Saya ingin warga di sini menjadi saksi. Bahwa Partai Indonesia Raya, di bawah kepemimpinan Ibu Ivana Sumampow (Ching), adalah partai yang patuh pada suara rakyat. Kami tidak hanya datang saat kampanye. Kami datang saat kalian butuh. Dan kami akan terus datang. Terima kasih, buk Ketum Ivana, atas kepercayaan dan arahan mulia ini.”
Tidak lama setelah kegiatan usai, redaksi menerima keterangan tertulis dari Ivana Sumampow (Ching), Ketua Umum DPP Partai Indonesia Raya (PIRA), yang disampaikan melalui Humas DPP di Jakarta.
“Saya bangga melihat DPD Provinsi Riau dan DPC Kota Pekanbaru bergerak cepat. Ini baru namanya kerja nyata. Ingat, jangan berhenti di Jumat ini. Bagi saya, perintah ‘dekat dengan rakyat, peduli, dan bantu’ adalah harga mati. Tidak ada toleransi untuk kader yang cuek terhadap kesulitan masyarakat. Terus kobarkan semangat persatuan, gotong royong, dan kerja nyata. Itulah jalan menuju bangsa yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian. Sekali lagi, selamat kepada Yusnita Harahap, Syahrozie S.H., Dodi Putra S.Kom., Hindra S.T., dan semua jajaran. Kalian adalah teladan. Bersama PIRA Indonesia Raya!”
Dalam waktu kurang dari 90 menit, lebih dari ratusan paket nasi kotak yang disiapkan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Indonesia Raya (PIRA) Provinsi Riau habis dibagikan kepada warga. Menu yang disediakan cukup bergizi nasi putih, lauk ayam goreng tepung, sayur capcay, kerupuk dan minuman es teh. Setiap paket juga dilengkapi dengan kartu ucapan bertuliskan “Jangan pernah lelah berbuat baik,PIRA Peduli”.
Ketua DPD PIRA Riau Yusnita Harahap, menutup kegiatan dengan menyampaikan bahwa program “Jumat Berkah PIRA” akan menjadi agenda mingguan yang bergiliran di berbagai titik di Riau.
“Kami sudah koordinasi dengan DPC di 12 kabupaten/kota se-Riau. Semua akan menggelar kegiatan serupa. Saya minta doa dan dukungan dari seluruh warga. Dan ingatlah selalu, apa pun kesulitan kalian, PIRA hadir. Karena itu adalah perintah langsung dari Ibu Ivana, Ketua Umum DPP Partai Indonesia Raya.”
Hindra menambahkan bahwa pihaknya akan membuka posko pengaduan warga di Sekretariat DPC PIRA Pekanbaru.“Silakan datang jika ada warga yang sedang kesusahan. Tidak perlu sungkan. PIRA adalah rumah bagi semua,” tutup Hindra.
Kegiatan usai pada pukul 12.30 WIB. Para pengurus baik dari DPD, DPC Kota Pekanbaru kemudian membersihkan lokasi, memastikan tidak ada sampah atau bekas pembagian yang berserakan. Sebuah pesan tersirat bahwa kerja nyata bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang tanggung jawab tentang kebersihan.
Jumat Berkah yang digelar oleh DPD Provinsi Riau dan DPC Kota Pekanbaru Partai Indonesia Raya (PIRA) bukanlah sekadar aksi sosial. Ini adalah eksekusi dari sebuah ideologi kebangsaan persatuan, gotong royong, dan kerja nyata. Dan di balik semua itu, ada teladan dari Ketua Umum DPP PIRA, Ivana Sumampow (Ching) , yang dengan tegas memerintahkan seluruh jajarannya untuk selalu dekat, peduli, dan membantu rakyat yang sedang dalam kesulitan.
Semoga ini menjadi api yang menyala, tidak hanya di Riau, tetapi di seluruh penjuru Indonesia. "Mari terus kobarkan semangat Persatuan, gotong royong, dan kerja nyata. Bangsa yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian".
" Bersama Partai Indonesia Raya (PIRA) Indonesia Raya!"


