Trending

Safari Ramadhan di Masjid Raya Ittihadul Ummah Pandau Permai Disambut Antusias Ribuan Jamaah, Tausiyah Penuh Hikmah Ustadz Sutrisno Badroen Kupas Manfaat Puasa, Dari Isya Hingga Tarawih Berlangsung Khusyuk di Pandau Jaya

 




Kampar- beritaaksiterkini.com -, Suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan menyelimuti jamaah yang memadati Masjid Raya Ittihadul Ummah Pandau Permai pada sebuah malam Ramadhan yang penuh berkah. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat Isya berjamaah yang berlangsung tertib dan khidmat, diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan yang datang dengan semangat ibadah serta kerinduan akan suasana spiritual khas bulan suci.

Masjid yang terletak di Desa Pandau Jaya, wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau tersebut menjadi pusat kegiatan Safari Ramadhan yang menghadirkan penceramah kondang, Ustadz Sutrisno Badroen. Kehadiran beliau disambut hangat oleh masyarakat yang telah memenuhi ruang utama masjid sejak sebelum waktu sholat Isya tiba.

Rangkaian acara dimulai dengan pelaksanaan sholat Isya yang diimami oleh imam masjid setempat. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema merdu, menciptakan suasana tenang dan menenangkan hati. Jamaah tampak khusyuk mengikuti setiap gerakan sholat, mencerminkan semangat ibadah yang meningkat di bulan Ramadhan. Anak-anak, remaja, hingga orang tua duduk rapi dalam saf, menandakan kuatnya nilai kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Usai sholat Isya, acara dilanjutkan dengan ceramah agama bertema “Manfaat Berpuasa di Bulan Ramadhan” yang disampaikan dengan gaya lugas, hangat, dan penuh hikmah. Dalam tausiyahnya, penceramah menjelaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sarana pembinaan diri untuk mencapai derajat takwa.

Beliau menekankan bahwa puasa memiliki manfaat yang luas, meliputi:
  • Manfaat spiritual, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT serta membersihkan hati dari sifat buruk.
  • Manfaat sosial, yakni menumbuhkan empati terhadap sesama, terutama mereka yang kurang beruntung.
  • Manfaat kesehatan, karena puasa memberi kesempatan tubuh beristirahat dan memperbaiki sistem metabolisme.
  • Manfaat moral, berupa latihan kesabaran, kejujuran, dan pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari.
  • Ceramah disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga jamaah tampak antusias menyimak. Sesekali terdengar anggukan kepala dan bisikan takbir pelan sebagai tanda persetujuan atas pesan yang disampaikan. Materi ceramah juga diselingi kisah inspiratif dan humor ringan, membuat suasana tetap hidup tanpa mengurangi kekhidmatan majelis ilmu.

Kegiatan ini dihadiri masyarakat dalam jumlah besar, bahkan sebagian jamaah rela duduk di serambi dan halaman masjid demi mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Kehadiran mereka mencerminkan tingginya semangat umat Islam dalam memanfaatkan malam Ramadhan untuk beribadah dan menimba ilmu agama.

Tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Safari Ramadhan ini. Menurut mereka, kegiatan seperti ini bukan hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan keagamaan yang efektif bagi generasi muda.

Setelah ceramah berakhir, jamaah langsung berdiri merapikan saf untuk melaksanakan sholat Tarawih berjamaah. Lantunan bacaan imam kembali memenuhi ruangan, membawa jamaah larut dalam suasana ibadah malam yang damai. Sholat Tarawih dilaksanakan dengan tertib hingga rakaat terakhir, dilanjutkan doa penutup yang dipanjatkan dengan penuh harap dan kerendahan hati.

Sebagian jamaah tampak tetap bertahan di masjid untuk berzikir dan bersilaturahmi, menunjukkan bahwa Ramadhan bukan hanya momentum ibadah individual, tetapi juga momen memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan Safari Ramadhan yang memadukan sholat berjamaah, ceramah keagamaan, dan sholat Tarawih hingga selesai ini menjadi bukti nyata hidupnya syiar Islam di tengah masyarakat. Suasana religius yang tercipta di masjid tersebut diharapkan terus berlanjut sepanjang bulan suci dan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menyelenggarakan kegiatan serupa.

Dengan terselenggaranya acara ini, masyarakat berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam ceramah dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga puasa Ramadhan benar-benar menjadi sarana pembentukan pribadi yang lebih baik, bertakwa, serta bermanfaat bagi sesama.
Lebih baru Lebih lama