PEKANBARU-beritaaksiterkini.com-, Ketua Umum Yayasan Jaga Riau Indonesia, Alan Pane, S.Tr., BD., S.H., CPA., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia atas langkah tegas yang diambil dalam proses penegakan hukum terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) beserta dua orang wakil kepala BGN.
Menurut Alan Pane, tindakan Kejaksaan Agung tersebut merupakan bukti nyata komitmen aparat penegak hukum dalam menjaga integritas pengelolaan keuangan negara serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi negara. Ia menilai penegakan hukum yang profesional dan transparan menjadi harapan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
"Setiap dugaan penyimpangan yang merugikan keuangan negara harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak boleh ada pihak yang memperoleh perlakuan istimewa dalam proses penegakan hukum, sehingga asas keadilan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat," ujar Alan Pane dalam keterangan persnya, Kamis (4/6/2026).
Yayasan Jaga Riau Indonesia menyatakan keprihatinan yang mendalam apabila benar terdapat praktik-praktik menyimpang dalam pengelolaan program yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Oleh karena itu, proses hukum yang sedang berjalan harus diberikan dukungan penuh agar seluruh fakta dapat terungkap secara jelas dan objektif.
Lebih lanjut, Alan Pane meminta agar proses penyelidikan dan penyidikan tidak hanya berhenti pada level pimpinan BGN, tetapi juga dilakukan secara menyeluruh terhadap pihak-pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut. Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan tidak ada fakta yang terabaikan.
"Kami mendorong aparat penegak hukum untuk menelusuri seluruh aliran dana yang berkaitan dengan perkara ini. Penelusuran tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh mengenai pihak-pihak yang terlibat serta mekanisme yang digunakan dalam dugaan penyimpangan," tegasnya.
Alan Pane juga menegaskan bahwa apabila terdapat oknum-oknum di tingkat bawah yang terbukti turut serta dalam perbuatan melawan hukum, maka mereka juga harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. "Penegakan hukum yang menyentuh seluruh pihak yang bertanggung jawab akan memberikan efek jera dan menjadi pelajaran bagi semua pihak," katanya.
Selain itu, Yayasan Jaga Riau Indonesia meminta agar setiap informasi terkait dugaan setoran atau aliran dana dari pihak mana pun yang berkaitan dengan perkara tersebut dapat diperiksa secara profesional berdasarkan alat bukti yang sah. Alan Pane mengingatkan bahwa semua pihak harus tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah selama proses hukum berlangsung.
Alan Pane menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti pada penindakan terhadap individu tertentu saja. Yang lebih penting adalah membongkar seluruh jaringan, pola, dan sistem yang memungkinkan terjadinya praktik penyalahgunaan wewenang, sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
"Kami berharap proses hukum yang sedang berjalan dapat mengungkap fakta secara terang benderang demi terciptanya pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berpihak kepada kepentingan rakyat Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Jaga Riau Indonesia, Dodi Putra, S.Kom, menambahkan bahwa sebagai organisasi masyarakat yang berkomitmen pada transparansi dan akuntabilitas, pihaknya akan terus mendukung langkah-langkah penegakan hukum yang profesional, independen, dan berkeadilan.
"Yayasan Jaga Riau Indonesia siap mengawal agenda pemberantasan korupsi dan memastikan tidak ada pihak yang kebal hukum. Kami percaya Kejaksaan Agung akan bekerja secara optimal," tutup Dodi.
.jpeg)